Sabtu, 18 April 2020

Mantan Pejuang Berontel - True Story

     Aku tengah naik mobil bersama keluargaku menuju rumah Abina, Abi Ihya Ulumiddin untuk bersilaturrahmi bareng anggota jamaah yang lain. Kala itu pagi menjelang siang, sekitar jam sepuluh. Ayah menyetir mobil dengan kecepatan biasa. Kemudian, ketika melewati persimpangan, kami melihat ada sebuah mobil putih berhenti jauh di depan garis putih batas berhenti lampu merah. Ada beberapa lelaki berdiri di depan mobil, tampaknya sedang bersitegang. Di antara mereka ada seorang bapak tua berambut putih dengan sepeda ontel.

    "Ada apa itu, ya?" salah satu dari kami menyuarakan isi kepala.

    Ibu memperhatikan kejadian. "Oh, aku tau Bapak itu. Dia itu sering keliling pake sepeda ontelnya itu, menegur orang-orang yang melanggar rambu lalu lintas. Orang-orang yang berhenti melewati garis itu pasti dibentak sama dia."

    Aku mengingat-ingat kembali sosok pria tua tadi.

    "Ibu ketemu bapak itu di daerah Pucang. Untung saja Ibu waktu itu nggak melewati garis. Soalnya di sebelahnya Ibu rodanya cuma melewati garis sedikit, sudah dimarahin. He kon iku gak ndelok garise ta? Iku lo garise! " Ibu tertawa. "Bapak itu orangnya tegas banget. Kayaknya beliau mantan-mantan pejuang gitu, deh. Nggak tau lagi."

    Aku membayangkan Si Bapak berambut putih berkeliling dengan sepeda ontel tuanya, mengawasi lalu lintas seraya membatin betapa generasi milineal saat ini butuh ditegasi. Kemajuan bangsa ini tentang kedisiplinan. Tidak perlu menambah anggota TNI atau polisi, semua disiplin bisa diterapkan jika setiap individu memulai dari diri sendiri. Jika setiap orang sadar akan tugasnya mendisiplinkan diri, maka bangsa ini akan maju dan berkembang. Si Bapak Tua ingin menyadarkan setiap kepala yang ia temui dengan teguran kerasnya. Ia tidak salah, tapi terkadang ada orang masa bodoh yang malah menyalahkan dia. Padahal, benar dan salah itu beda tipis. Tergantung dari sidut pandang mana kita melihat.


Sabtu, 18 April 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KLIMAKS COVID-19 - Artikel